You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kelurahan Pinang Ranti Diminta Gelar Rapat Soal TPS Liar
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Kelurahan Pinang Ranti Diminta Gelar Rapat Soal TPS Liar

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji meminta pihak Kelurahan Pinang Ranti segera menggelar rapat pembahasan terkait keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) liar di RT 08/01.

adi saya sampaikan agar diadakan rapat ditingkat kelurahan. Pada rapat itu, lurah mengundang pemilik tanah, RT/RW

"Tadi saya sampaikan agar diadakan rapat ditingkat kelurahan. Pada rapat itu, lurah mengundang pemilik tanah, RT/RW," ujar Isnawa, saat meninjau TPS liar tersebut, Selasa (20/10)

Pihaknya, kata Isnawa, mensinyalir pembiaran dari pemilik tanah menjadi penyebab warga membuang sampah ke lokasi tersebut yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Akibatnya, penumpukan sampah pun tak terhindari. Hampir seluruh area lahan dengan luas 5.000 meter persegi itu nyaris tertutup sampah.

Kadis Kebersihan Tinjau TPS Liar di Pinang Ranti

Dalam rapat pembahasan nanti, lanjut Isnawa, turut dihadirkan pemilik tanah. Nantinya, pemilik tanah bisa mengusulkan apabila tanahnya ingin dibebaskan untuk kemudian dibangun TPS resmi.

"Kalau pemilik tanah mau menjual tanahnya ke DKI, itu bisa diusulkan. Tanahnya luas loh, 3.000-5.000 meter persegi. Bisa nanti kita buat untuk pembuangan sampah resmi, kita bikin dipo sampah atau mungkin jadi Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA)," ungkap Isnawa.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2062 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1037 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye936 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye932 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye837 personNurito