You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dalam aksinya, para guru honorer menuntut pemerintah segera mengangkat mereka menjadi Pegawai Negeri
photo Doc - Beritajakarta.id

May Day, Ribuan Guru Honorer Demo di Depan Istana

Memperingati Hari Buruh Sedunia atau yang biasa disebut May Day, ribuan guru honorer juga turut serta dalam aksi demonstrasi di depan Istana Negara Jalan Medan Merdeka Utara, Kamis (1/5). Dalam aksinya, para guru honorer menuntut pemerintah segera mengangkat mereka menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Silahkan berdemo dengan suka cita dan tidak anarkis. Tetap hormati negara dan semoga sukses

"Kami mendukung capres dan cawapresnya, ayo Pak Jokowi, ayo Pak Prabowo, setelah salah satu dari mereka terpilih kemudian kita ber-MoU," ujar seorang guru honorer dari Bogor, Kamis (1/5).

Zombie dan Reog Warnai May Day di Istana Negara

Pemerintah, katanya, selama ini hanya sekadar memberi janji tanpa ada bukti. Padahal, sebagian besar guru honorer telah mengabdi hingga 20 tahun.

"Hingga kini kami belum mendapat kesejahteraan. Aksi demo ini sebagai bentuk perlawanan kita kepada Presiden," katanya.

Selain itu, lanjutnya, aksi guru honorer ini sebagai bentuk perlawanan perbudakaan yang dilakukan oleh lembaga negara.

"Apa kata dunia, pemerintah Indonesia masih melakukan perbudakan terhadap honorer yang mengabdi di lembaga negara. Honorer hanya digaji Rp 100 ribu perbulan, negara kita kaya tapi honorernya miskin," tuturnya.

Sementara itu, Camat Gambir, Henri Perez, meminta kepada ribuan pendemo untuk tidak bertindak anarkis. "Silahkan berdemo dengan suka cita dan tidak anarkis. Tetap hormati negara dan semoga sukses," katanya.

Ribuan guru honorer ini turut serta menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara. Mereka berdatangan dari sejumlah daerah seperti Bogor, Bekasi, Pandeglang, Tangerang. Selain berorasi, mereka juga menampilkan aksi silat saat berunjuk rasa di depan Istana Negara.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6773 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6111 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1388 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1264 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1220 personAldi Geri Lumban Tobing