You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Walikota Jakbar saat melihat hasil lomba souvenir
photo Folmer - Beritajakarta.id

Jakbar Didorong Miliki Souvenir Khas Betawi

Wali Kota Jakarta Jakarta Barat, Anas Efendi mengharapkan, adanya satu hasil karya atau souvenir dalam bentuk makanan atau benda berciri khas Betawi yang memiliki nilai jual serta membawa dampak menambah pendapatan masyarakat.

Biasanya yang membuat souvenir ini adalah masyarakat kecil yang nantinya menjadi penghasilan tambahan, bahkan diharapkan menjadi sumber pendapatan

"Biasanya yang membuat souvenir ini adalah masyarakat kecil yang nantinya menjadi penghasilan tambahan, bahkan diharapkan menjadi sumber pendapatan," kata Anas dalam sambutannya saat membuka Lomba Souvenir Khas Jakarta di Ruang Serba Guna Ali Sadikin, Kantor Wali Kota, Jumat (23/10).

Anas menjelaskan, kegiatan lomba souvenir yang digelar oleh Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Bara berskala kecil, tapi memiliki manfaat yang besar.

Jakbar Gelar Lomba Pembuatan Souvenir

"Setiap wilayah memiliki keanekaragaman budaya, seperti dari bentuk pakaian, makanan, kesenian dan sebagainya," ujarnya. Namun, diakui Anas, Jakarta Barat hingga saat ini belum memiliki suatu bentuk budaya yang memiliki kekhasan.

"Kita belum punya bentuk budaya yang menjadi ciri khas Jakarta Barat. Kalau Jakarta Selatan ada Setu Babakan, Jakarta Barat memiliki ikan cupang dan anggrek dendrubium," tambahnya.

Anas juga menyampaikan rencana pemanfaatan lahan seluas 1,2 hektare di wilayah Pinangsia, Taman Sari, sebagai salah satu tempat penjualan souvenir khas Jakarta Barat.

 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati