You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
4 Excavator Amfibi DKI Tiba Dilahan Embung Brigif
photo Rio Sandiputra - Beritajakarta.id

DKI Akan Kebut Pembangunan Waduk Brigif

Rencana Pemprov DKI Jakarta yang akan membangun Waduk Brigif di Jagakarsa, Jakarta Selatan masih mendapat penolakan dari sebagian warga yang bersikukuh enggan melepaskan lahannya. Meski begitu, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengaku tidak terlalu mempermasalahkan dan tetap akan melakukan pendekatan. 

Ya enggak apa-apa, nanti yang dijadikan waduk yang ada saja

Mantan Walikota Surakarta itu menilai, penolakan yang dilakukan sebagian warga yang enggan lahannya dibebaskan untuk pembangunan waduk merupakan hal biasa. "Ya didekati saja. Pendekatan yang penting," ujar Jokowi di Balaikota, Jumat (2/5).

Ditambahkan Jokowi, sebagian warga juga sudah setuju lahannya dibebaskan dan saat ini tengah menyelesaikan proses pembayaran. "Ya enggak apa-apa, nanti yang dijadikan waduk yang ada saja," kata Jokowi.

Waduk Brigif Bakal Kurangi Banjir di Jaksel

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta kembali berencana membangun satu waduk baru yakni Waduk Brigif di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Waduk tersebut rencananya akan di bangun seluas 10,3 hektare, sedangkan 3,7 hektare lahan masih dalam proses pembebasan.

Sedangkan total dana yang sudah dikeluarkan untuk pembebasan lahan untuk pembangunan waduk Brigif sudah mencapai Rp 64 miliar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1736 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1101 personDessy Suciati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1091 personFolmer
  4. Satpol PP Pesanggrahan Tertibkan Puluhan Spanduk dan Baliho

    access_time30-03-2026 remove_red_eye905 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye905 personFakhrizal Fakhri