You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sampah Menumpuk di Saluran PHB Jl Pemuda
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Sampah Menumpuk di Saluran PHB Jl Pemuda

Saluran penghubung (Phb) di sepanjang Jalan Pemuda, Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung, dipenuhi sampah. Aliran air di saluran tersebut menjadi terhambat, dan berpotensi menimbulkan genangan saat musim hujan.

Untuk saluran PHB di Jalan Pemuda itu, kami coba koordinasi dengan Sudin Tata Air.

Pantauan Beritajakarta.com, bermacam jenis sampah menumpuk dan menutup permukaan air, mulai dari daun kering, ranting, sampah anorganik, dan styrofoam. Kondisi itu bisa ditemukan mulai dari Jalan Jati Barang hingga Jalan TU Gas.

Bahkan, di beberapa titik saluran ditemukan karung lumpur penyangga dinding saluran yang ambles ikut bercampur dengan sampah.

Saluran Phb Kali Induk Segera Dikeruk

Lurah Jati, Dewi Purnamasari mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Suku Dinas Tata Air. Hanya saja, saat ini tengah dilakukan normalisasi saluran sisi selatan Jalan Pemuda.

"Itu sudah kami usulkan Sudin Tata Air karena saluran PHB yang cukup besar. Sekarang sedang dikerjakan sisi selatan, masih koordinasikan apakah sisi utara juga dikerjakan tahun ini atau tidak. Usulan sudah dari tahun 2013," ujar Dewi, Senin (2/11).

Sementara ini, lanjut Dewi, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) kelurahan sedang konsentrasi menangani persoalan di saluran-saluran lingkungan permukiman yang juga banyak tersumbat.

"Untuk saluran PHB di Jalan Pemuda itu, kami coba koordinasi dengan Sudin Tata Air. Jika belum dianggarkan, minimal sampah-sampahnya bisa dikerjakan bersama dengan PPSU kelurahan," tandas Dewi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1179 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1154 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye938 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye920 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye841 personBudhi Firmansyah Surapati