You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ambruk, Rel Besi Pembatas Jalan di Jalan RE Martadinata Tak Kunjung Diperbaiki
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Besi Pembatas Jl RE Martadinata Belum Diperbaiki

Kondisi marka jalan, berupa guardrail atau besi pengaman jalan, di sepanjang Pelabuhan Tanjung Priok, Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara yang ambruk tak kunjung diperbaiki.

Sudah terjadi sekitar 6 bulan lebih. Dan, itu akibat ditabrak truk pengangkut kontainer yang melintas waktu itu

Pantauan Beritajakarta.com, besi pengaman jalan rusak dan ambruk ke saluran air yang berada di pinggirnya. Terdapat empat titik besi yang menjuntai ke saluran. Imbasnya, membahayakan warga yang berjalan, besi itu membuat saluran jadi mampet.

Deden (48) warga RW 14, Kelurahan Tanjung Priok, Kecamatan Tanjung Priok mengatakan, bahwa rusaknya besi pengaman jalan seperti di dekat Taman Karapan Sapi dan pos 9 akibat ditabrak truk pengangkut kontainer dan mobil pribadi.

Marka Jalan Tertutup Pohon

"Sudah terjadi sekitar 6 bulan lebih. Dan, itu akibat ditabrak truk pengangkut kontainer yang melintas waktu itu," ujar Deden, Kamis (5/11).

Kepala Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Utara, Anthon Parura mengatakan, pihaknya sudah mengetahui rusaknya guardrail di sepanjang jalan tersebut.

"Jalan tersebut juga sedang ada pengerjaan perbaikan saluran. Maka kami sudah berkoordinasi dengan Sudin Tata Air. Intinya, kelar perbaikan saluran, guardrail yang rusak akan segera kami perbaiki," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati