You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Bantaran Kali Ciliwung Dipenuhi Kandang Unggas
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Bantaran Kali Ciliwung Dipenuhi Kandang Unggas

Kondisi ‎bantaran Kali Ciliwung, Kelurahan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat banyak digunakan untuk kandang unggas milik warga. Bukan hanya menambah kotor, namun adanya kandang dekat permukiman bisa mengganggu kesehatan.

Kita akan bersurat lagi agar secepatnya dilakukan penindakan. Memang di sana sudah banyak sekali kandang burung

Pantauan Beritajakarta.com, ada lebih dari 15 kandang unggas yang diletakan di bantaran Kali Ciliwung. Jenis unggas yang dipelihara antara lain burung dara dan juga ayam. Kotoran dari unggas pun terlihat berceceran dan menimbulkan bau tidak sedap.

Lurah Kwitang, Hamdani mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat ke Suku Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan Jakarta Pusat agar segera kembali melakukan penertiban di lokasi tersebut.

Cegah Flu Burung, 103 Unggas Diamankan

"Kita akan bersurat lagi agar secepatnya dilakukan penindakan. Memang di sana sudah banyak sekali kandang burung," ujarnya, Jumat (6/11).

Terlebih, lanjut Hamdani, kandang-kandang unggas sering menghambat petugas dari Dinas Kebersihan DKI untuk turun melakukan pembersihan kali. Padahal, aliran Kali Ciliwung yang dekat permukiman warga sering banyak sampah. "Kita juga sudah ingatkan warga untuk tidak sembarangan buang sampah ke kali. Tapi penindakan kandang burung milik warga memang mendesak," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1200 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1189 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye986 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye954 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye862 personBudhi Firmansyah Surapati