You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
2022, Sanitasi Warga DKI Sudah Pasang IPAL
photo Septradi Setiawan - Beritajakarta.id

DKI Siapkan IPAL untuk Permukiman Warga

Dinas Tata Air DKI Jakarta tengah sedang mempersiapkan program sanitasi pembuangan air limbah untuk permukiman warga. Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) dipasang dengan menggunakan pipa-pipa yang langsung terhubung rumah warga.

Supaya sanitasi jalan dan limbahnya tidak semakin mencemari. Jakarta Barat termasuk zona yang akan kami prioritaskan

Kepala Bidang Air Limbah Dinas Tata Air DKI Jakarta, Haposan mengatakan, pengelolaan air limbah dengan pemasangan pipanisasi merupakan perencanaan jangka panjang yang akan membuat perairan Ibukota semakin baik. Rencananya, implementasi program ini pada 2022.

"Supaya sanitasi jalan dan limbahnya tidak semakin mencemari. Jakarta Barat termasuk zona yang akan kami prioritaskan," kata Haposan saat memberikan materi dalam diskusi Peningkatan Kompetensi Masyarakat Dalam Pengelolaan Air Limbah Domestik Provinsi DKI Jakarta, di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jumat (6/11).

Djarot Minta Data Pemukiman Kumuh Rampung Akhir Oktober

Menurut Haposan, saat ini pihaknya tengah melakukan kajian demi kajian guna merampungkan program tersebut di tahun yang sudah di tentukan. "Namanya juga masih perencanaan ya pastinya perlu pengkajian. Tapi kita optimis program itu dapat berjalan dengan baik pada nantinya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6155 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1399 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1276 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1273 personAnita Karyati