You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Terminal Pulogadung Marak PKL dan Angkot Ngetem
photo Nurito - Beritajakarta.id

Terminal Pulogadung Marak PKL dan Angkot Ngetem

Pedagang kaki lima (PKL) dan angkutan umum yang ngetem di luar kembali marak terlihat di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur. Akibatnya kawasan terminal tersebut terlihat semrawut.

Setiap hari kita siagakan 15 personel di Terminal Pulogadung

Pantauan Beritajakarta.com, puluhan PKL memadati pintu masuk dan keluar terminal tersebut. Baik yang ada di Jl Raya Bekasi maupun Jl Perintis Kemerdekaan. Selain itu, banyak terlihat angkutan kota dan bus yang ngetem menunggu penumpang di luar terminal. Akibatnya, kemacetan pun tak terhindarkan.

Kepala Seksi Operasi, Sudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Timur, Hengky Sitorus mengatakan, pihaknya setiap hari melakukan penertiban di kawasan Terminal Pulogadung dan lainnya. Bahkan, di terminal tersebut disiagakan sebanyak 15 personel.

Truk Tertahan, Penanganan Sampah di Kramat Jati Terganggu

"Setiap hari kita siagakan 15 personel di Terminal Pulogadung. Mereka kita tugaskan untuk menertibkan angkot yang ngetem di luar terminal dan mengatur lalu lintas," ujar Hengky, Jumat (6/11).

Namun, kata Hengky, pihaknya berjanji akan meningkatkan pengawasan di terminal tersebut. Setidaknya, tindakan tegas juga akan terus dilakukan jika angkot masih nekat ngetem di luar terminal.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1113 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye1018 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye841 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Bakesbangpol Ajak Warga Bantu Pantau Orang Asing

    access_time11-09-2026 remove_red_eye766 personFolmer
  5. Apresiasi Kader Posyandu, Pram Targetkan Stunting di Jakarta Turun 14 Persen

    access_time11-09-2026 remove_red_eye696 personDessy Suciati