You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
100 Warga Matraman Ikuti Sosialisasi Qlue
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

100 Warga Matraman Ikuti Sosialisasi Qlue

Sebanyak 100 peserta yang terdiri dari unsur tokoh masyarakat dan pimpinan RT/RW mengikuti sosialisasi aplikasi Qlue di Aula Kelurahan Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (10/11).

Aplikasi ini merupakan unggulan Pak Gubernur

Dalam sosialisasi itu, perwakilan dari UPT Jakarta Smart City bertugas memberikan materi tentang pengenalan sistem pengaduan dari berbagai media sosial sampai aplikasi Qlue, termasuk info-info yang ada di Jakarta Smart City.

Camat Matraman, Hari Nugroho mengatakan, sosialisasi ini bertujuan agar para RT dan RW mengenal dan memahami Jakarta Smart City, yang di dalamnya terdapat Qlue, sebuah aplikasi smartphone berbasis android yang dapat menyampaikan keluhan dan pengaduan terkait lingkungan di sekitarnya, maupun laporan kegiatan.

Pemkab Gelar Sosialisasi Aplikasi Qlue

"Aplikasi ini merupakan unggulan Pak Gubernur. Output-nya masing-masing kepala RT dan RW dapat menggunakan aplikasi Qlue dalam pelaksanaan sehari-hari dan berfungsi sebagai media pengaduan," kata Hari.

Pada sesi tanya jawab, umumnya kendala yang ditemui peserta adalah telepon seluler yang tidak mendukung dan cara pengoperasian aplikasi.

"Iya mereka kendalanya di handphone yang masih jadul dan belum ada sistem android. Kedua masih belum paham cara pemakaiannya," kata Hari.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1201 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1192 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye997 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye956 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye863 personBudhi Firmansyah Surapati