You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Musim Hujan Volume Sampah DKI Naik 200 Ton
photo Doc - Beritajakarta.id

Musim Hujan Volume Sampah DKI Naik 200 Ton

Pengangkutan sampah ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, telah berlangsung normal. Bahkan Pemprov DKI Jakarta diberikan kelonggaran untuk mengangkut sampah 24 jam melalui dua jalur, yakni jalur Tol Bekasi Barat dan Tol Cibubur yang melintas ke Cileungsi, Bogor.

Alhamdulillah pengangkutan sampah sudah normal kembali

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, pengangkutan sampah ke TPST Bantar Gebang saat ini normal kembali. Setiap harinya lebih dari 800 truk membuang sampah melalui dua jalur tersebut selama 24 jam. Tercatat jumlah sampah yang dibuang ke TPST Bantar Gebang ini diperkirakan mencapai 6.500 ton.

Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramatjati Dibersihkan

“Alhamdulillah pengangkutan sampah sudah normal kembali. Bahkan kini dibuka dua jalur selama 24 jam setiap harinya. Dengan tidak adanya pembatasan jam buang ini diharapkan sampah tidak ada lagi yang menumpuk di Jakarta,” kata Isnawa, Jumat (13/11).

Menurut Isnawa, jika musim hujan, biasanya volume sampah yang dibuang ke TPST Bantar Gebang bertambah, hingga mencapai 6.700 ton per harinya. Karenanya, armada yang disiapkan pun ditambah hingga mencapai 900 truk.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6901 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5680 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3531 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2132 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1896 personAnita Karyati