You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Jaringan Sering Bermasalah, Hambat Pembuatan E-KTP
photo Doc - Beritajakarta.id

Pencetakan E-KTP Terkendala Jaringan yang Bermasalah

Sistem jaringan pelayanan KTP elektonik atau e-KTP dari wilayah ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sering mengalami kerusakan. Ini menjadi salah satu kendala percepatan pembuatan e-KTP untuk warga Jakarta.

Kita sebenarnya dengan enam mesin pencetakan sangat diupayakan langsung jadi, hanya kita sangat tergantung pada jaringan kemendagri yang kerap bermasalah

Kepala SUku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Pusat, Warisih mengatakan, warga sering menunggu lama untuk mendapatkan fisik e-KTP. Hal ini bukan karena masalah perekaman data, tetapi jaringan yang terhubung ke Kemendagri sering bermasalah.

"Kita sebenarnya dengan enam mesin pencetakan sangat diupayakan langsung jadi, hanya kita sangat tergantung pada jaringan kemendagri yang kerap bermasalah," ujarnya, Selasa (17/11).

PTMH Efektif Layani Perekaman E-KTP

Menurut Warisih, untuk percepatan pembuatan e-KTP ada tiga sinergitas, yaitu partisipasi masyarakat, kesiapan petugas, serta sarana dan prasarana. Jika salah satunya tidak berjalan maka proses akan mengalami hambatan.

"Kalau sistemnya mati tentu saja akan menambah beban, apalagi pelayanan kan terus bertambah," ucapnya.

Selain jaringan, lanjut Warisih, masalah blanko juga kerap menjadi hambatan. Karena selama ini blanko juga didatangkan dari Kemendagri dan jumlahnya terbatas.

"Memang ini masih menjadi hambatan. Tapi kita terus berupaya melayani warga dengan sebaik mungkin," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1200 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1188 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye985 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye954 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye862 personBudhi Firmansyah Surapati