You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       Warga Antusias Lakukan Konseling Di Klinik VCT
photo Suparni - Beritajakarta.id

Antusias Warga Soal Penyebaran HIV/AIDS Tinggi

Antusias warga Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, untuk mengetahui tentang penyebaran Human Immunodeficiency Virus/ Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AID) cukup tinggi.

Warga Pulau Kelapa berterima kasih dan akan memanfaatkan sebaik-baiknya klinik ini,

Lurah Pulau Kelapa, Muhamad Yani mengatakan, antusias itu terlihat dari banyaknya warga yang berkonsultasi ke Klinik Voluntary Counseling Test (VCT) Edelweis di Puskesmas Pulau Kelapa.

"Sejak diresmikan Rabu (18/11) lalu, klinik ini ramai terus, warga Pulau Kelapa berterima kasih dan akan memanfaatkan sebaik-baiknya klinik ini," ujar Yani, Selasa (24/11).

Pemkab Apresiasi Berdirinya Klinik Konseling HIV/AIDS

Yani menambahkan, hampir setiap hari warga selalu datang ke klinik untuk konsultasi dan mengetahui lebih jauh tentang HIV/AIDS. 

"Karena sifatnya agak pribadi, kami hanya tahu orang datang dan pergi tanpa harus tahu orang tersebut mengidap penyakit menular atau tidak," kata Yani.

Klinik VCT Edelweis didirikan sebagai langkah untuk pencegahan dini terhadap penyakit menular HIV/AIDS. Dokter akan merahasiakan identitas maupun jenis penyakit yang diderita pasien.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11831 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1359 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1320 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1295 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1004 personBudhi Firmansyah Surapati