You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot Akan Programkan Pembangunan Jamban Komunal
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Djarot akan Programkan Pembangunan Jamban Komunal

Untuk mengatasi persoalan sanitasi di pemukiman kumuh, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, berencana bangun satu jamban komunal untuk satu RT. Selain efisien, kata Djarot, pembangunan jamban komunal juga akan memudahkan pengurusan limbah.

Jamban itu bukan satu rumah satu jamban. Satu RT ya satu jamban, itu namanya jamban komunal

Djarot membeberkan, di lima wilayah kota DKI Jakarta, terdapat 174 RW kumuh yang tiga diantara tergolong kategori kumuh berat. Sedang sisanya kumuh sangat ringan hingga sedang.

"Dari data yang dimiliki Bappenas, sekitar 13,1 persen sanitasi di DKI Jakarta tergolong buruk," ujar Djarot, Rabu (25/11).

Djarot Optimistis APDB 2016 Dapat Direalisasikan Januari

Dikatakan Djarot, salah satu persoalan dalam sanitasi adalah penyediaan tempat pembuangan kotoran manusia (jamban). Karena itulah, Djarot berencana membangunan jamban komunal sebagai solusi.

"Jamban itu bukan satu rumah satu jamban. Satu RT ya satu jamban, itu namanya jamban komunal," kata Djarot.

Sebagai prioritas, kata Djarot, dirinya akan memfokuskan pembangunan di pemukiman yang tergolong kumuh berat dan di sepanjang aliran sungai. Selanjutnya, secara bertahap pembangunan difokuskan ke RW kumuh sedang hingga sangat ringan.

"Jamban komunal ini hanya bisa dilakukan apabila kita melibatkan masyarakat. Karena yang kerja mereka, makanya prinisipnya gotong royong," tandas Djarot.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1183 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati