You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Larang Warga Utara Jakarta Konsumsi Ikan Mati
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

DKI Larang Warga Utara Jakarta Konsumsi Ikan Mati

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengimbau‎ warga yang bermukim di kawasan perairan utara Jakarta agar tidak mengkonsumsi ikan yang mati di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Saya sudah mengimbau masyarakat jangan mengkonsumsi ikan-ikan yang mati itu

‎Sebab dikhawatirkan jutaan ikan yang mati secara misterius tersebut mengandung zat berbahaya jika dikonsumsi manusia.

"Saya sudah mengimbau masyarakat jangan mengkonsumsi ikan-ikan yang mati itu," kata Darjamuni, Kepala Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI, Selasa (1/12).

Dinas KPKP Teliti Penyebab Kematian Ikan di Ancol

Darjamuni mengatakan, untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian ikan-ikan itu, pihaknya masih harus menunggu hasil uji dari laboratorium selama 2-3 hari ke depan.

"Kita‎ belum tahu, ikan-ikan itu mati karena apa. Jadi lebih baik tidak usah dikonsumsi," ujar Darjamuni.

‎Untuk menghindari terjadinya keracunan ikan, Darjamuni mengapresiasi pihak PT Pembangunan Jaya Ancol yang membersihkan ikan-ikan mati tersebut di lokasi sebelum diambil masyarakat.

"Kemarin pihak Ancol sudah bijaksana sekali. Ikan yang mati mereka langsung ambil dan kumpulkan kemudian dikubur di tanah," jelas Darjamuni.

Darjamuni menegaskan, matinya jutaan ikan di Ancol tidak mempengaruhi pasokan ikan bagi warga Jakarta. Hal tersebut dipastikan setelah pihaknya mengecek ke pelelangan ikan.

"Semua tersedia. Pasokan aman," tandas Darjamuni.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1461 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pramono Upayakan Tak Ada Pemberhentian Kerja PPPK

    access_time29-03-2026 remove_red_eye1170 personDessy Suciati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye988 personFolmer
  4. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye968 personDessy Suciati
  5. DKI Dukung Pusat Bangun Hunian Baru untuk Warga Bantaran Rel

    access_time28-03-2026 remove_red_eye841 personDessy Suciati