You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 10 Lapak PKL dan Gubuk Liar di Jalan Gadang Dibongkar
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Lapak PKL dan Gubuk Liar di Jl Gadang Terusan Dibongkar

Sebanyak 10 lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Gadang Terusan, Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dibongkar petugas Satpol PP, Kamis (3/12).

Bila tidak segera dibongkar, kami khawatir lapak PKL dan gubuk-gubul liar akan semakin marak

Lurah Sungai Bambu, Sumarno mengatakan, pihaknya mengerahkan sebanyak 10 petugas Satpol PP dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum untuk melakukan penertiban.

"Keberadaan lapak-lapak PKL membuat wilayah tersebut jadi tampak kumuh dan berada di atas saluran hingga menyalahi telah melanggar Perda No 8 Tahun 2007, tentang Ketertiban Umum makanya kami bongkar,” ujar Sumarno.

Lapak PKL Sayur Jl Teratai Putih Dibongkar

Sebelum dibongkar, kata Sumarno, pihaknya telah melayangkan surat peringatan kepada pemilik lapak dan gubuk liar tersebut. Namun, karena tak kunjung digubris hingga 3 hari batas yang sudah ditentukan, akhirnya Satpol PP dikerahkan untuk membongkar.

Bila tidak segera dibongkar, kami khawatir lapak PKL dan gubuk-gubul liar akan semakin marak. Selanjutnya paska pembongkaran, petugas PPSU kami kerahkan untuk membersihkan saluran air hingga saat musim hujan air dapat mengalir dengan lancar,” tandas Sumarno.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1194 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye984 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye956 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye780 personFakhrizal Fakhri
close