You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Perlintasan Sebidang Dibuka, Jika Fly Over Macet
photo Doc - Beritajakarta.id

PT KCJ Diminta Siapkan Pemberhentian Bus Pengumpan

Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta meminta PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) menyiapkan tempat pemberhentian bagi bus pengumpan (feeder) Transjakarta di stasiun-stasiun kereta api.

Kita perlu banyak feeder sebagai penghubung penumpang ke stasiun. Makanya KCJ harus siapkan tempat untuk busnya berhenti

"Kita perlu banyak feeder sebagai penghubung penumpang ke stasiun. Makanya KCJ harus siapkan tempat untuk busnya berhenti," ujar Andri Yansyah, Kepala Dishubtrans DKI Jakarta, di Balai Kota, Jumat (4/12).

Pada prinsipnya, kata Andri, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap menyediakan bus pengumpan ke stasiun. Namun, PT KJC juga harus menyiapkan tempat pemberhentian bus.

Kapal Tradisional jadi Feeder Trans Pulau Seribu

"Jangan sampai kita siapkan feeder, cuma tempat berhentinya nggak ada. Nanti malah makin macet," ujarnya.

Menurut Andri, kemacetan akibat tidak adanya tempat pemberhentian bus, akan terjadi seperti di Stasiun Kereta Api Cikini, Jakarta Pusat.

‎"Mereka (KCJ -red)  kan minta kita sediain feeder, tapi sedian tempat perhentian busnya. Kalau nggak disediain, nanti kayak di Cikini, bus mau berhenti di mana coba?," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1183 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati