You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Korban Tewas Tabrakan KRL dan Metromini Dievakuasi ke RSCM
photo Folmer - Beritajakarta.id

Korban Tewas Tabrakan KRL dan Metromini Dievakuasi ke RSCM

13 korban tewas tabrakan KRL 1528 jurusan Angke-Jatinegara dengan metromini B80 jurusan Kota-Kalideres di Jalan Angke, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (6/12) sekitar 08.30 (sebelumnya tertulis 04.48) telah dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat.

Total korban tewas yang berada di dalam metromini sudah berhasil dievakuasi. Jenazah korban tewas dibawa ke RSCM Jakarta

"Total korban tewas yang berada di dalam metromini sudah berhasil dievakuasi. Jenazah korban tewas dibawa ke RSCM Jakarta," ujar Pardjoko, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Minggu (6/12).

Sedangkan tujuh korban luka-luka dan tak sadarkan diri dievakuasi ke RS Tarakan dan RS Sumber Waras.

Tabrakan KA dan Metromini di Angke, 13 Tewas

Pihaknya, kata Pardjoko, mengerahkan sebanyak 10 unit mobil rescue untuk mengevakuasi korban dan bangkai metromini.

Kapolsek Tambora, Kompol Wirdhanto mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi mata dan petugas palang pintu perlintasan Angke, sopir metromini nekat menerobos palang pintu hingga akhirnya tertabrak kereta.

"Si sopir nekat menerobos melalui sela palang pintu, ada space jarak kendaraan bisa menerobos dan muka depan metromini pun langsung dihantam kereta api," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1206 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1197 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1004 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye961 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye865 personBudhi Firmansyah Surapati