You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Si Jago Merah Mengamuk, Pasar Tradisional Di Koja Dilahap
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

Lokbin PKL di Jl Lorong 103 Terbakar

Kebakaran terjadi di Lokasi Binaan (Lokbin) PKL Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Utara di Jalan Lorong 103, Koja. Saat ini petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Utara masih mendinginkan lokasi.

Tadi jam 8 dapat infonya. Kita lagi padamkan

Kebakaran kembali melanda pesisir ibu kota. Kali ini, amukan si jago merah menyasar pasar tradisional, yaitu pasar lokasi binaan Suku Dinas Koperasi Usaha mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (Sudin KUMKMP) di Jalan Lorong 103 Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Kamis (9/12). Belum dikehui apakah ada korban jiwa serta jumlah kerugian.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi Gunawan mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 8 pagi. Namun hingga kini, ia mengaku belum mengetahui kronologis kebakaran tersebut.

500 Personel Gabungan Ikuti Gladi Penanggulangan Bencana

"Tadi jam 8 dapat infonya. Kita lagi padamkan," ujar Satriadi di lokasi.

Pantauan Beritajakarta.com, tampak enam mobil pemadam sedang melakukan proses pendinginan. Petugas bahu membahu memadamkan api yang mengamuk memakan gedung berlantai dua itu. Sementara banyak pedagang yang saat ini melakukan evakuasi barang yang bisa diselamatkan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati