You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Ingin Hapus Metromini
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Basuki Ingin Hapus Metromini

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, ingin menghapus metromini karena dianggap kerap membahayakan penumpang serta banyak yang sudah tidak laik jalan.

Saya sih inginnya segera dihapus. Sudah nggak jelas suratnya, manajemennya juga nggak jelas

"Saya sih inginnya segera dihapus. Sudah nggak jelas suratnya, manajemennya juga nggak jelas," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (16/12).

Basuki mengaku, mendapat informasi adanya oknum aparat yang melepaskan kembali metromini yang sudah tertangkap. Sehingga metromini tersebut tetap beroperasi walaupun kondisi kendaraan tidak laik.

Djarot Minta Razia Metromini Diintensifkan

"Di lapangan kan katanya ada oknum aparat datang minta lepasin, macam-macam begitu, bikin bekingan," tegas Bsuki.

Kebijakan Basuki tersebut menyusul adanya kecelakaan yang melibatkan metromini B 92 jurusan Grogol-Ciledug dengan nomor polisi B 6304 AZ menabrak dua orang pejalan kaki di Jalan Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (16/12) sekitar pukul 06.00.

Diduga, sopir metromini tidak dapat mengendalikan kendaraannya karena rem bus yang tidak berfungsi. Sebelumnya kecelakaan yang melibatkan metromini dengan Commuter Line jurusan Jatinegara-Bogor menewaskan 18 orang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2048 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1019 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye916 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye914 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye795 personFakhrizal Fakhri