You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kios Yang Digrebek Ditutup Dalam Waktu Yang Lama
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

Kios yang Cairkan Dana KJP di Pasar Koja Baru Ditutup Paksa

Pengelola Pasar Koja Baru menutup paksa sebuah kios penjual perlengkapan sekolah di lantai dasar Blok A L00 BKS 288S, yang ketahuan mencairkan dana tunai Kartu Jakarta Pintar (KJP).  

Ini pedagangnya mengaku baru kali ini mencairkan KJP. Makanya kita evaluasi, berapa lamanya kita tutup ini tergantung hasil evaluasi itu

Sejak digerebek Rabu (16/12) siang, kios tersebut langsung diawasi sejumlah petugas keamanan pasar secara bergantian. Akhirnya banyak langganan kios tersebut yang ingin mencairkan dana tunai KJP terpaksa gigit jari.

"Pak ini toko kenapa tutup, ya?," tanya seorang wanita kepada petugas keamanan di depan kios tersebut, Kamis (17/12).

Pencairan Dana KJP Diduga Dilindungi Satpam Pasar

Menurut petugas keamanan pasar bernama Agus, kios milik Firman (35) tersebut harus ditutup paksa karena ketahuan mencairkan dana tunai KJP.

Wanita itu terlihat kebingungan karena harus mencairkan dana tunai KJP dimana lagi. "Di Bank DKI gak bisa. Di sekolah apalagi. Di sini sudah tutup, dimana lagi ya bisa cairin uang?," keluhnya.

Secara terpisah, Manajer PD Pasar Jaya Wilayah Jakarta Utara, Pence Harahap menegaskan, pihaknya menutup kios tersebut karena ketahuan mencairkan dana tunai KJP.

"Kita evaluasi dulu. Ini pedagangnya mengaku baru kali ini mencairkan KJP. Makanya kita evaluasi, berapa lamanya kita tutup ini tergantung hasil evaluasi itu," tukas Pence.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye943 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye925 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye844 personBudhi Firmansyah Surapati