You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dewan Minta Penurunan Target Pajak Dipertimbangkan
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Dewan Minta Penurunan Target Pajak Dipertimbangkan

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menyangkan penurunan target lima sektor pajak di Ibukota. Hal ini terlihat dari Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016 yang telah diserahkan ke DPRD DKI Jakarta.

Kami harap dipertimbangkan kembali rencana penurunan target perolehan lima jenis pajak yang ada dalam RAPBD

"Kami harap dipertimbangkan kembali rencana penurunan target perolehan lima jenis pajak yang ada dalam RAPBD," kata Rikardo, anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, di Gedung DPRD, Jumat (18/12).

Tunggak Pajak Hotel, Sudin Pajak Jakbar Serahkan Surat Paksa

Dia meminta penjelasan dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama terkait dengan penurunan tersebut. "Mohon penjelasan tentang rencana penurunan target pajak tersebut," katanya.

Padahal, lanjut Rikardo, rencana Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2016 direncanakan sebesar Rp 39.32 triliun. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan tahun ini.

Lima sektor pajak yang targetnya diturunkan seperti pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak parkir, dan pajak reklame.

Seperti diketahui, saat ini eksekutif dan legislatif tengah membahas Rancangan APBD 2016.

Ditergetkan pada 21 Desember mendatang APBD 2016 sudah disahkan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1844 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1396 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1085 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1060 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye979 personAnita Karyati