You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Distribusi Raskin di Jaksel Banyak yang Salah Sasaran
photo Doc - Beritajakarta.id

Distribusi Raskin di Jaksel Banyak yang Salah Sasaran

Distribusi beras miskin (raskin) untuk Rumah Tangga Sasaran (RTS) pada tahun 2015 di Jakarta Selatan dinilai masih banyak yang salah sasaran. Hal itu karena yang mendapatkan raskin justru dari keluarga mampu.

Untuk 2016 akan pakai data terbaru karena di lapangan masih banyak yang ditemukan penerima yang ekonomi lebih baik

Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Jakarta Selatan, Eny Priyatni mengatakan, pihaknya akan memakai data terbaru untuk distribusi raskin. Hal itu karena masih ditemukan penerima raskin dari kalangan mampu dengan kisaran 10 persen.

Untuk 2016 akan pakai data terbaru karena di lapangan masih banyak yang ditemukan penerima yang ekonomi lebih baik. Yang salah sasaran hanya 10 persen," katanya, Rabu (23/12).

Lurah & Camat Harus Awasi Ketat Penyaluran Raskin

Menurut Eny, 10 persen warga tersebut tidak masuk dalam RTS namun tetap menerima raskin. 

"Kalau ada yang jual lebih dari harga 24 ribu, maka ada kesepakatan dengan warga, biar tidak ada komplain. Kalau ada PNS yang menjual akan mendapatkan sanksi tegas" terangnya.

Selain itu, tahun 2016 mendatang satu kelurahan akan dihapus dalam daftar RTS, yakni Kelurahan Kuningan Timur. "Yang akan dihapuskan sebagai RTS, salah satunya Kuningan Timur, karena warganya sudah tidak ada," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye9308 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye3207 personAnita Karyati
  3. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye2111 personTiyo Surya Sakti
  4. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye1730 personFakhrizal Fakhri
  5. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1572 personDessy Suciati