You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pulau Untung Jawa Bersih Dari Pukat Harimau
photo Suparni - Beritajakarta.id

Kelurahan Pulau Untung Jawa Sita Pukat Harimau

Sebuah kapal nelayan tradisional yang menggunakan pukat harimau, ditangkap diperairan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan. Jaring pukat harimau disita dan langsung dimusnahkan.

Pukat harimaunya kita sita dan langsung dimusnahkan. Kalau diulangi dan tertangkap lagi, akan kita musnahkan pas kapal dan kapalnya

Lurah Pulau Untung Jawa, Badri mengatakan, kapal nelayan yang memasuki perairan wilayahnya berasal dari daerah Kronjo, Tangerang, Banten. Berdasarkan informasi yang diberikan oleh nelayan setempat, petugas langsung melakukan penangkapan serta menggiring kapal ke dermaga.

"Kita tangkap, kita ambil pas kapalnya dan meminta pemiliknya datang ke kantor kelurahan," ujar Badri, Senin (28/12).

Kapal Pukat Harimau Dilarang Mendekat Pulau Untung Jawa

Pemilik membuat pernyataan untuk tidak lagi memasuki perairan Pulau Untung Jawa dan juga tidak menggunakan pukat harimau. Setelah itu, kapal tersebut dikembalikan kepada pemiliknya.

"Pukat harimaunya kita sita dan langsung dimusnahkan. Kalau diulangi dan tertangkap lagi, akan kita musnahkan pas kapal dan kapalnya. Itu ada dalam perjanjian dengan pemiliknya," tuturnya.

Menurut Badri, meskipun di Pulau Untung Jawa banyak nelayan, namun penggunaan pukat harimau sudah lama ditinggalkan.

"Kalau di sini sudah tidak ada yang menggunakan pukat harimau. Karena merusak lingkungan, dan juga ada aturan yang sanksinya cukup berat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1777 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1356 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1024 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1023 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye934 personAnita Karyati