You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ratusan Guru Datangi Polres Jakbar
photo Septradi Setiawan - Beritajakarta.id

Ratusan Guru Honorer Urus SKCK

Ratusan guru honorer mendatangi Mapolres Metro Jakarta Barat, Jalan Letjen S Parman. Bukan untuk berdemo, mereka akan mengurus Surat Keterangan Catatan Polisi (SKCK) sebagai syarat untuk mendapatkan honor sesuai dengan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta.

Saya tinggal di Jakarta Barat makanya ke sini untuk pengurusan pemberkasan SKCK dan surat keterangan bebas narkoba biar tahun depan gajinya bisa UMP

"Dari pagi sekitar pukul 09.00 sampai 12.00 tadi, ada sekitar 300 orang yang mengurus SKCK," ujar Kompol Herru Julianto, Kabag Humas Polres Metro Jakarta Barat, Senin (28/12).

Menurut Herru, memang dalam pengurusan SKCK tersebut cukup terjadi antrean cukup panjang. Namun bisa mereka tertib menunggu giliran dilayani.

DKI akan Uji Coba Metode Baru Pembelajaran Pancasila

"Tidak ada biaya, semuanya gratis. Kami akan layani sampai semua selesai, jadi tidak ada batasan," katanya.

Aryo Komara (29), salah satu guru honorer di sebuah SMK kawasan Jakarta Pusat mengatakan, SKCK tersebut merupakan salah satu syarat untuk menerima honor sesuai dengan UMP di tahun 2016 mendatang.

"Saya tinggal di Jakarta Barat makanya ke sini untuk pengurusan pemberkasan SKCK dan surat keterangan bebas narkoba biar tahun depan gajinya bisa UMP," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6361 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3848 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3152 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2998 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1623 personFolmer