You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Lumpur di Pinggir Kali Baru Cililitan Menumpuk Setinggi Empat Meter
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Lumpur Bekas Pengerukan Dibiarkan Menumpuk di Pinggir Kali

Lumpur bekas pengerukan Kali Baru depan Pusat Grosir Cililitan (PGC), Kramat Jati, sejak September lalu masih dibiarkan menumpuk di pinggir kali hingga saat ini. Bahkan, tumpukan lumpur sepanjang 150 meter itu tingginya sudah setinggi empat meter.

Seharusnya dikeruk dan diangkut oleh Dinas Tata Air.

Operator Saringan Mechanic Electronic Hydraulic (MEH) Kali Baru, Ahmad Suryanegara mengatakan, awalnya satu unit amphibius mini milik Unit Pelaksana Kebersihan (UPK) Badan Air Dinas Kebersihan dikerahkan untuk mengangkut tumpukan sampah di Kali Baru.

"Satu sampai dua jam sampah sudah bersih. Selanjutnya, lumpur dikeruk untuk memperlancar jalannya air," kata Ahmad, Selasa (29/12).

Petugas PPSU Kayu Manis Angkut Karung Lumpur

Sampai saat ini, lanjut Ahmad, pengerukan lumpur di Kali Baru masih terus dilakukan untuk mengatasi terjadinya pendangkalan akibat pengendapan lumpur.

"Sampai sekarang, kalau sudah selesai angkut sampah, sekalian ngeruk lumpur," ujar Ahmad. 

Namun, diakui Ahamd, pihaknya terpaksa menumpuk lumpur hasil pengerukan di pinggir kali karena tidak tahu harus dibuang kemana.

"Seharusnya dikeruk dan diangkut oleh Dinas Tata Air. Saya mohon pihak terkait agar segera mengangkut lumpur," ucapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

    access_time02-02-2026 remove_red_eye2085 personBudhy Tristanto
  2. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1396 personAnita Karyati
  3. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye1009 personDessy Suciati
  4. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye826 personFakhrizal Fakhri
  5. Hujan Bakal Basahi Jakarta Hari Ini

    access_time28-01-2026 remove_red_eye767 personDessy Suciati
close