You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Kecewa Iwan Fals Batal Manggung Malam Tahun Baru
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Basuki Kecewa Iwan Fals Batal Manggung Malam Tahun Baru

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku kecewa penyanyi legendaris Iwan Fals batal manggung saat malam tahun baru mendatang di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Padahal, semula dirinya menjadwalkan menonton aksi panggung pelantun lagu Bento itu.

Kami inginnya Iwan Fals soalnya lebih bagus kan. Saya padahal sudah siap-siap bisa nonton Iwan Fals nih

“Kami inginnya Iwan Fals soalnya lebih bagus kan. Saya padahal sudah siap-siap bisa nonton Iwan Fals nih," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (29/12).

Basuki menuturkan, aksi panggung Iwan Fals tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian. Karena terkait dengan faktor keamanan. Terlebih saat malam pergantian tahun pengunjung Ancol akan membludak.

Malam Tahun Baru, 31 CCTV Awasi Ancol

"Dari sisi polisi atau keamanan katanya itu nggak izinkan gitu. Kata laporan Ancol. Nggak dapat izin," ucapnya.

Sebagai gantinya, Basuki akan menonton grup band Noah, saat malam tahun baru di Ancol. Sementara itu, Iwan Fals dijadwalkan manggung pada hari berikutnya di lokasi yang sama.

Seperti diketahui, puncak pergantian tahun, kali ini akan dipusatkan di kawasan Ancol. Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin akan tetap ditutup untuk semua jenis kendaraan karena diadakan car free night.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1174 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati