You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kunjungan Wisatawan ke Pulau Seribu Tak Capai Target
photo Suparni - Beritajakarta.id

Kunjungan Wisatawan ke Pulau Seribu Tak Capai Target

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Administrasi Kepulauan Seribu menargetkan sebanyak tiga juta wisatawan berkunjung ke Kepulauan Seribu tahun 2015 kemarin. Namun, target tersebut gagal diwujudkan karena beberapa faktor.

Faktor cuaca ekstrem yang terus berubah-ubah dan pembatasan jumlah penumpang terkait penertiban kapal juga menjadi faktor gagalnya pemenuhan target

"Faktor cuaca ekstrem yang terus berubah-ubah dan pembatasan jumlah penumpang terkait penertiban kapal juga menjadi faktor gagalnya pemenuhan target," ujar Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo, Sabtu (2/1).

Dikatakan Budi, untuk perbaikan sarana dan prasarana pendukung di sektor pariwisata terus dikembangkan, sehingga wisatawan tidak hanya datang pada saat libur akhir pekan ataupun libur nasional saja.

Libur Akhir Tahun, Kepulauan Seribu Targetkan 7 Ribu Wisatawan

"Ke depan Pulau Seribu harus menjadi tujuan, bukan sekedar destinasi wisata alternatif. Bahkan rapat-rapat juga bisa dilakukan di Pulau Seribu," katanya.

Pemprov DKI Jakarta terus mendorong kemajuan wilayah Pulau Seribu. Salah satunya dengan mengupayakan adanya sebuah kapal mobile. Diharapkan aktivitas wisatawan maupun warga dapat berjalan terus tanpa bergantung pada pemberangkatan kapal tradisional maupun penyewaan kapal cepat.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11921 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1360 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1326 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1296 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1005 personBudhi Firmansyah Surapati