You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga akan Dapat Kartu Pintar untuk Masuk Kawasan Industri Pulogadung
photo Doc - Beritajakarta.id

Warga akan Dapat Kartu Pintar untuk Masuk Kawasan Industri Pulogadung

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku telah menyelesaikan masalah akses pintu masuk ke Kawasan Industri Pulogadung (KIP), Jakarta Timur. Nantinya warga akan mendapatkan kartu pintar atau smart card untuk dapat masuk ke kawasan tersebut.

Jadi nanti warga yang masuk ke sana, dia bisa kasihkan smart card

"Jadi nanti warga yang masuk ke sana, dia bisa kasihkan smart card," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (5/1).

Basuki menambahkan, warga yang telah mendapatkan kartu pintar tersebut akan digratiskan untuk akses masuk. Sehingga, Basuki meminta agar warga tidak lagi melakukan blokade pintu masuk kawasan tersebut.

Akses Jalan Kawasan Industri Pulogadung Kembali Dibuka

"Warga nggak perlu blokade lagi kok, sudah diselesaikan. Kartu itu kaya langganan, nggak usah bayar gitu. Sudah selesai masalahnya," ucap Basuki.

Sebelumnya ratusan warga kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur, memblokir akses jalan menuju Kawasan Industri Pulogadung, pada Senin (4/1) kemarin. Aksi ini dilakukan karena pengelola kawasan, memberlakukan sistem berbayar untuk masuk kawasan bagi warga.

Warga tidak setuju jika harus bayar melalui kawasan tersebut. Sebab akses jalan itu sangat vital untuk menuju kantor kelurahan, puskesmas, kantor pos, RS Persahabatan, Pasar Pulogadung dan sejumlah tempat lainnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1185 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1165 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye951 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye937 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye849 personBudhi Firmansyah Surapati