You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kelanjutan Pembangunan Waduk Giri Kencana Dipertanyakan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kelanjutan Pembangunan Waduk Giri Kencana Dipertanyakan

Rencana pembangunan Waduk Giri Kencana di Jl Giri Kencana, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur kembali dipertanyakan. Sebab, hingga kini tidak terlihat tanda-tanda kelanjutan pebangunan waduk untuk meminimalisir banjir di RW 02 dan 03 Cilangkap.

Kami berharap pembangunan waduk segera dilanjutkan. Ini untuk mengurangi dampak banjir di sekitar sini

Pantauan Beritajakarta.com, lahan waduk seluas 6,5 hektare telah diairi. Namun, sekeliling waduk dipenuhi tanaman liar. Warga juga banyak memanfaatkan bantaran waduk dengan bercocok tanam.

Tak hanya itu, di bagian tengah waduk juga masih terdapat daratan. Sedangkan bagian timur waduk berbatasan dengan tembok Mabes Cilangkap dan sisi barat berbatasan dengan lahan yang belum dibebaskan pemerintah.

Pembebasan Lahan Waduk Kelapa Gading Terkendala

“Kami berharap pembangunan waduk segera dilanjutkan. Ini untuk mengurangi dampak banjir di sekitar sini,” ujar Heru, warga Jl Malaka, Cilangkap, Selasa (12/1).

Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta, Teguh Hendrawan mengatakan, tahun ini pihaknya belum berencana membebaskan lahan Waduk Giri Kencana.

“Kami masih inventarisir untuk pembebasan lahan tahun 2016 ini,” tandasnya singkat.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1168 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye952 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye939 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati