You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sumber Air Baku di Kepulauan Seribu Tercemar
photo Doc - Beritajakarta.id

Sumber Air Baku di Kepulauan Seribu Tercemar

Maraknya pembangunan rumah dan bangunan lain di sejumlah pulau di Kepulauan Seribu menyebabkan sumber air baku di kawasan Utara Jakarta tersebut tercemar.

Akibat intrusi air laut ini sumber air baku menjadi tercemar dan berasa asin

Pencemaran juga dikibatkan terjadinya intrusi air laut atau pergerakan air asin ke air tawar, sehingga mengkontaminasi sumber air. 

Perusahaan Diminta Tak Abaikan AMDAL

Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kepulauan Seribu, Tiurmaida Hutapea mengatakan, intrusi air laut di Kepulauan Seribu menyebabkan sumber air baku terkontaminasi menjadi asin. Sebab, air laut memiliki massa jenis yang lebih tinggi dibandingkan air tawar.

"Akibat intrusi air laut ini sumber air baku menjadi tercemar dan berasa asin," ujarnya, Senin (18/1).

Selain akibat intrusi air laut, lanjut Tiurmaida, pencemaran sumber air baku di Kepulauan Seribu juga dipicu semakin padatnya pembangunan rumah dan bangunan lainnya di pulau-pulau pemukiman, pulau resort maupun pulau pribadi.

Beruntung di pulau-pulau pemukiman yang ditinggali warga telah dibuat tempat penampungan air hujan dan lubang-lubang biopori.

"Di pulau-pulau pemukiman, pertumbuhan bangunan juga bisa dikendalikan," katanya.

Sekadar diketahui, hingga kini sebagian penduduk di Kepulauan Seribu masih menggunakan air tanah sebagai sumber air baku atau air bersih.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu masih terus berupaya membangun pengolahan air laut menjadi air tawar di setiap pulau pemukiman.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5858 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2365 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2113 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1708 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1618 personNurito