You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pedestrian Jl Setiabudi Raya Marak Parkir Lia
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Pedestrian Jl Setiabudi Raya Marak Parkir Liar

Pedestrian Jalan Setiabudi Raya, tepatnya di seberang pintu masuk Apartemen The Peak, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, dijadikan tempat parkir liar.

Kalau seharian bisa Rp 5.000, kalau cuma sebentar bilang dulu sama yang jaga parkir, nanti pulangnya bayar Rp 3.000

Pantauan Beritajakarta.com, Rabu (27/1), ratusan motor berjejer hingga dua lapis sekitar 200 meter. Jika trotoar sudah tidak menampung, motor lainnya kemudian diparkir di bahu jalan. Padahal, tanda larangan parkir sudah terpampang jelas.

Hans (39), warga setempat mengatakan, mayoritas motor yang parkir di pedestrian itu adalah milik karyawan perusahaan sekitar.

Tarif Parkir Naik Setelah Jumlah Bus Cukup

"Kebanyakan sih karyawan, sudah lama ini jadi tempat parkir. Praktis, nggak perlu parkir di basement," ucap Hans.

James (29), karyawan salah satu perusahaan swasta mengatakan tarif parkir motor di luar kantor bisa berkisar dari Rp 3.000-5.000.

"Tergantung lama atau nggaknya. Kalau seharian bisa Rp 5.000, kalau cuma sebentar bilang dulu sama yang jaga parkir, nanti pulangnya bayar Rp 3.000," tandas James.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29873 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14011 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye2409 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1968 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1692 personAldi Geri Lumban Tobing