You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Belasan Lapak Liar di Kawasan Kota Tua Dibongkar
photo Folmer - Beritajakarta.id

Belasan Lapak Liar di Kawasan Kota Tua Dibongkar

Belasan lapak liar di Kawasan Kota Tua, Jalan Kunir serta Jalan Teh, Kelurahan Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (27/1) ditertibkan. Lapak yang digunakan untuk berdagang tersebut berdiri di atas saluran air dan jalur hijau.

Jalan Kunir akan dikembalikan fungsi sebagai taman dan saluran air. Begitu juga di Jalan Teh akan dinormalisasi sebagai antisipasi penanggulangan banjir

Camat Taman Sari, Paris Limbong mengatakan, sebelumnya pihaknya telah melakukan sosialisasi dan peringatan kepada para pemilik lapak.

Melebihi Batas Waktu Berjualan, 23 PKL Ditertibkan

"Jalan Kunir akan dikembalikan fungsi sebagai taman dan saluran air. Begitu juga di Jalan Teh akan dinormalisasi sebagai antisipasi penanggulangan banjir," ujarnya.

Dari pantauan Beritajakarta.com, lapak-lapak dipergunakan sebagai warung makan, warung minuman, waruk penjualan rokok, serta usaha toilet. Selain itu, jalan tersebut menjadi sempit juga dengan adanya parkiran motor sitaan polisi Pos Subsektor Pinangsia.

"Kami juga meminta bantuan PLN memutus sambungan listrik liar dan petugas Sudinhubtrans Jakarta Barat untuk rutin menggelar razia parkir liar di kawasan Kota Tua," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1147 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1059 personAnita Karyati
  3. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye888 personDessy Suciati
  4. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye866 personAnita Karyati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye839 personAnita Karyati