You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
elebihan Kapasitas, Penghuni PSBL II Kerap Ngamuk
photo Nurito - Beritajakarta.id

Panti Sosial di Jakbar Kelebihan Kapasitas

Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PKMS) tampaknya masih menjadi persoalan yang sulit diatasi. Di Panti Sosial Bina Insani Bangun Daya I (PSBIBD), Kedoya, Kembangan, Jakarta Barat, dari 250 kapasitas tampung panti, saat ini disesaki oleh sebanyak 325 PMKS atau mengalami over kapasitas.  

Artinya dengan kondisi tersebut panti sudah over kapasitas. Dan panti lain juga hampir sama kondisinya hingga kami tidak dapat mengopernya

“Artinya dengan kondisi tersebut panti sudah over kapasitas. Dan panti lain juga hampir sama kondisinya hingga kami tidak dapat mengopernya,” ujar Ruminto, Kepala TU PSBIBD Panti Sosial Bina Insani Bangun Daya I, Selasa (27/5).

Dikatakan Ruminto, meskipun kerap dirazia, keberadaan PMKS masih banyak ditemukan. Hal itu selain karena malasnya PMKS tersebut untuk bekerja juga diakibatkan di daerah asalnya tidak ada penghasilan yang cukup menjanjikan sehingga kembali lagi untuk mengemis dan semacamnya.

Jelang Ramadhan, 400 Satpol Akan Halau PMKS

Sesuai kewenangan, lanjut Ruminto, pihaknya hanya dapat membina para PMKS selama 22 hari selebihnya PMKS tersebut harus kembali dilepaskan. Hal itu juga mengakibatkan PMKS tersebut kembali ke jalan dan kemudian tertangkap kembali. Biasanya, PMKS akan menyerbu ibu kota menjelang ramadhan.  

Kedatangan PMKS, sambung Ruminto, melalui banyak pintu, diantaranya kereta api, bus antar kota antar provinsi, menumpang truk, bahkan dengan berjalan kaki. Akibatnya, pada saat ramadhan PMKS yang menempati panti bertambah hingga 200 persen.    

“Bahkan dengan moment tersebut, panti pernah menampung sekitar 1.000 PMKS yang tertangkap dan selanjutnya kami dibina,” jelas Ruminto.

PMKS yang banyak terjaring diantaranya gelandangan, lansia, terlantar, pengemis dan psikotik. Sementara untuk daerah asal PMKS di ibu kota didominasi dari Brebes, Kalimantan, Cirebon, dan Karawang.

"Seharusnya untuk pencegahan agar para PMKS tersebut tidak berbondong-bondong datang ke ibu kota, kiranya perlu ada upaya pencegahan dari pemerintah daerah setempat, seperti jelang puasa dilakukan pembinaan yang menghasilkan,” tandas Ruminto.

 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2902 personAnita Karyati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye2070 personNurito
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1696 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1679 personNurito
  5. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1666 personDessy Suciati