You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
100 Kekayaan Komunal Betawi Segera Disertifikasi
photo Nurito - Beritajakarta.id

100 Kekayaan Komunal Betawi Segera Disertifikasi

Sekitar 100 jenis kekayaan komunal masyarakat Betawi, segera menerima sertifikasi dari Kementerian Hukum dan HAM RI. Dengan sudah tersertifikasi, tidak ada daerah lain atau bahkan negara lain lagi yang bisa mengklaim.

Pemberian sertifikasi ini sangat penting agar seluruh kekayaan komunal masyarakat Betawi tidak diakui oleh daerah lain, atau bahkan negara asing

Rencananya, sertifikasi akan diserahkan Menteri Hukum dan HAM, Yasona Laoly pada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dalam waktu dekat.

Warga Mulai Penuhi Kawasan Perkampungan Budaya Betawi

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwilkumham DKI, Ninik Herawanti mengatakan, pihaknya sudah melakukan inventarisasi dan membagi jenis kekayaan dalam beberapa kelompok. Misalnya kelompok kuliner, ada bir pletok, kerak telor, selendang mayang, nasi uduk Betawi dan sebagainya.

"Pemberian sertifikasi ini sangat penting agar seluruh kekayaan komunal masyarakat Betawi tidak diakui oleh daerah lain, atau bahkan negara asing. Seperti Reog Ponorogo yang diakui Malaysia," ujarnya, Kamis (28/1).

Untuk mempercepat proses sertifikasi, Ninik menghimbau pelaku usaha kecil menengah yang memiliki kekayaan komunal, segera daftarkan ke Kanwilkumham DKI. Nantinya akan langsung diproses untuk disertifikasi. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye22844 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1828 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1172 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1102 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye893 personFakhrizal Fakhri