You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rawan Roboh, Pengunjung Jembatan Cinta Dibatasi
photo Suparni - Beritajakarta.id

Kondisi Jembatan Cinta Memprihatinkan

Kondisi Jembatan Cinta yang menjadi ikon wisata di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan kini memprihatinkan. Tiang-tiang penyangga yang berkarat, membuat jembatan tersebut rawan roboh.

Antisipasinya sudah kita lakukan sejak perayaan malam tahun baru lalu, pengunjung yang hendak naik jembatan kita batasi

Dari pantauan Beritajakarta.com, jembatan yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil itu sudah kurang layak. Selain warna catnya sudah pudar, tiang-tiang penyangga jembatan pun sudah nampak berkarat. Bahkan ada dibeberapa titik, tiang besinya nampak kropos.

Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Jembatan Cinta Ditata

Terkait hal ini, Lurah Pulau Tidung, Surahman mengatakan, pihaknya telah mengkoordinasikan soal itu kepada pihak terkait dan Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Anwar. Antisipasi timbulnya kecelakaan pun dilakukan dengan membatasi wisatawan yang naik ke jembatan tersebut.

"Antisipasinya sudah kita lakukan sejak perayaan malam tahun baru lalu, pengunjung yang hendak naik jembatan kita batasi," ujarnya, Selasa (2/1).

Menurut Surahman, saat libur akhir pekan atau saat kunjungan wisatawan membludak. Sehingga disiagakan anggota Satpol PP, untuk membatasi serta mengawasi kegiatan pengunjung di jembatan.

"Kita juga kerja sama dengan Sudin Perhubungan dan Transportasi untuk membatasi dan mengawasi pengunjung," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1187 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1170 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye957 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye942 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye851 personBudhi Firmansyah Surapati