You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lurah Libatkan Masyarakat Awasi RPTRA Amiterdam
photo Suparni - Beritajakarta.id

Lurah Minta Warga Awasi RPTRA Amiterdam

Untuk menjaga Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Amiterdam, warga Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu diminta aktif mengawasi.

pengelola hanya ada siang hari, tetapi mereka bergantian piket hingga pukul 10 malam

Lurah Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan, Badri meminta warga ikut mengawasi keberadaan RPTRA. Selama ini, petugas RPTRA Amiterdam hanya enam orang.

"Pengelola hanya ada siang hari, tetapi mereka bergantian piket hingga pukul 10 malam. Selebihnya kita minta Satpam Puskesmas dan masyarakat untuk mengawasi," ujarnya, Selasa (2/2).

4 PJU Tenaga Surya Dipasang di RPTRA Amiterdam

Ia menilai, keuntungan RPTRA Amiterdam ini berada di pinggir jalan dekat Puskesmas kelurahan. Sehingga pihaknya bekerjasama dengan Satpam Puskesmas untuk mengawasi RPTRA malam harinya.

"Masyarakat Untung Jawa sadar jika RPTRA tersebut milik bersama, jadi ya harus dijaga bersama dari tangan-tangan jahil yang dapat merusak RPTRA," tandasnya.

Perlu diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meresmikan RPTRA Amiterdam pada 10 Oktober 2015. Usai diresmikan, masyarakat sekitar selalu memenuhi RPTRA. Oleh sebab itu, pihaknya butuh pengawasan lebih ketat.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6776 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5668 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2939 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2113 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1880 personAnita Karyati