You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ojek Online dan Opang di Stasiun Cawang Dimediasi
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Ojek Online dan Opang di Stasiun Cawang Dimediasi

Sempat membuat kekhawatiran warga di sekitar Stasiun Cawang, ojek online dan ojek pangkalan (opang) dimediasi. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Wahyu Hadiningrat mengatakan, mediasi dilakukan oleh Polsek Tebet.‬

Kejadiannya kemarin tapi tidak ada laporan, ada ojek online yang mau ambil penumpang kemudian ditegur sama ojek pangkalan, sekarang sedang dimediasi oleh Polsek Tebet

Wahyu menjelaskan, kejadian berawal pada Rabu (3/2) saat pengemudi Grabbike yang mengambil penumpang di Stasiun Cawang, Tebet ditegur opang. Lantas, pengemudi Grabbike mengadu ke rekannya.

‪"Kejadiannya kemarin tapi tidak ada laporan, ada ojek online yang mau ambil penumpang kemudian ditegur sama ojek pangkalan, sekarang sedang dimediasi oleh Polsek Tebet," ujar Wahyu saat dihubungi, Kamis (4/2)

Pangkalan Ojek Online di Jl Swadarma Raya Ditertibkan

Kapolsek Tebet, Kompol Nurdin A Rahman menyatakan, proses mediasi masih berjalan untuk menemui titik tengah permasalahan perebutan penumpang.‬

"Hari ini mereka datang untuk menyelesaikan masalah kenapa sampai ditegur. Intinya tidak apa-apa," tandasnya.

Sebelumnya, pada pukul 11.30 sekitar ratusan Grabbike mendatangi kawasan Stasiun Cawang untuk menyelesaikan perselisihan perebutan penumpang dengan opang yang terjadi sehari sebelumnya. Karena massa Grabbike yang datang banyak, suasana terkesan memanas.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12736 personDessy Suciati
  2. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1426 personFakhrizal Fakhri
  3. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1425 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1380 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1073 personBudhi Firmansyah Surapati