You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Taman FO Klender Memprihatinkan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Taman Interaktif Kolong FO Klender Memprihatinkan

Taman interaktif yang berada di kolong Flyover Klender, Pulogadung, Jakarta Timur, saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.

Mulai hari ini kita akan perbaiki taman ini

Pantauan Beritajakarta.com, Senin (8/2), tanaman yang ada di dalam taman sebagian besar sudah hilang. Padahal saat baru diresmikan tahun 2013 lalu banyak tanaman hanjuang kribo. Arena bermain anak-anak, seperti arena skate board hancur dan tak bisa digunakan lagi.

Lapangan futsal berlubang dan tidak ada lagi gawangnya. Tempat duduk atau undag-undagan juga banyak yang hancur, dan papan catur raksasa sudah rusak dan warna tak terlihat lagi. Sementara saluran air penuh dengan sampah dan tempat sampah rusak.

PKL di Jl Taman Bintaro Utara Kembali Marak

Pada bagian atasnya banyak terdapat kabel listrik yang biasa digunakan untuk penerangan bagi PKL yang berjualan malam hari. Pipa pembuangan air dari flyover serta lampu penerangan taman rusak.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Ratna Diah Kurniati mengatakan, akan segera memperbaiki taman tersebut.

"Mulai hari ini kita akan perbaiki taman ini. Termasuk fasilitas bermain yang rusak kita perbaiki," ujar Ratna.

Ratna beralasan tidak ada anggaran untuk pemeliharaan taman tersebut di tahun lalu. Dan baru saat ini masih proses pelelangan untuk perbaikannya.

"Saat ini mulai proses pelelangan," ucap Ratna.

Jika proses lelang berjalan lancar, diperkirakan perbaikan taman di kolong flyover Klender bisa dilakukan mulai bulan Mei mendatang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1201 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1192 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye997 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye956 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye863 personBudhi Firmansyah Surapati