You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Taman Flyover Klender Penuh Sampah
photo Doc - Beritajakarta.id

Taman Interaktif FO Klender Penuh Sampah

Taman interaktif di bawah Flyover Klender, Cakung, Jakarta Timur nampak sangat kumuh dan tidak terurus. Sampah berserakan hampir disetiap sudut taman yang dibangun sejak 2013 lalu.

Kalau pertamanan tidak mau ya kita kerahkan PPSU untuk bersihkan sampah. Petugas PPSU dari wilayah Pulogadung dan Cakung karena ini daerah perbatasan

Pantauan Beritajakarta.com di lapangan, Senin (8/2), tumpukan sampah banyak terdapat di dalam taman. Sampah ini umumnya berupa sayuran busuk sisa berjualan pedagang kaki lima (PKL). Selain itu, banyak juga ditemukan bekas sampah dibakar di kolong sisi utara.  Demikian halnya saluran air di dalam taman, penuh dengan sampah. Di luar pagar kondisinya juga sama, sampah PKL banyak menumpuk.

Camat Cakung, Alamsyah mengatakan, sampah di dalam taman tersebut merupakan kewenangan Sudin Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Timur. Namun pihaknya pun siap jika memang diminta untuk membantu melakukan pembersihan dalam taman.

Taman Interaktif Kolong FO Klender Memprihatinkan

"Kalau pertamanan tidak mau ya kita kerahkan PPSU untuk bersihkan sampah. Petugas PPSU dari wilayah Pulogadung dan Cakung karena ini daerah perbatasan," katanya.

Sementara, Kasudin Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Timur, Maria Tambunan mengatakan, setiap hari sampah selalu dibersihkan. Tidak adanya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dekat taman, menjadi alasan sampah terus menumpuk di areal taman tersebut.

"Ke depan kita kerjasama dengan Sudin Kebersihan. Karena sampah di sini tidak hanya dari PKL tapi juga warga ikut membuangnya," tandas Maria.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati