You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Selidiki Penyebab Longsor di Ciganjur
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

DKI Selidiki Penyebab Longsor di Ciganjur

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab longsor di permukiman Jalan Kemenyan, Ciganjur, Jakarta Selatan, Selasa (9/2) kemarin.

Kami memang lagi selidiki, apakah dia pakai trase saluran penghubung atau tidak

Hal ini karena di atas tebing tersebut merupakan pagar dari Perumahan Bukit Laguna yang sebelumnya menjorok saluran penghubung Kali Setu.

"Kami memang lagi selidiki, apakah dia pakai trase saluran penghubung atau tidak," ujar Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (10/2).

Satu Korban Longsor Ciganjur Dievakuasi

Basuki memprediksi pengembang Perumahan Bukit Laguna membangun pondasi terlalu menjorok ke trase. "Bisa saja si pengusaha itu menaruh pondasinya makan ke tanah kami, karena dia nggak mau rugi kan. Karena pondasinya pasti lebar," tuturnya.

Jika benar pondasinya menjorok ke trase sungai, lanjut Basuki, maka pengembang akan diminta untuk memindahkannya. Karena hal itu membahayakan dan merugikan.

"Kalau ke sungai ya dia mesti geser. Bisa jadi salah pemilik (pengembang) makanya kami mesti cek. Jakarta itu banyak salahnya lah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1183 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati