You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penyampaian SPPT PBB-P2 Tahun 2016 Tingkat Kota Adm. Jakarta Selatan
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Jaksel Targetkan Perolehan PBB P2 Rp 2,3 T

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan targetkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2016 senilai Rp 2.304.854.000.000.

Untuk para pegawai DKI, saya imbau untuk segera ke Bank DKI begitu SPPT diterima, atau dipotong dari TKD

Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi mengatakan, target penerimaan terdiri dari pokok pajak sebesar Rp 2.211.260.000.000 dan Rp 93.594.000.000 dari tunggakan pajak.

Ia juga mengatakan, bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang belum menyampaikan SPPT PBB-P2 untuk segera menuntaskan kewajibannya sebelum jatuh tempo, yaitu 28 Agustus 2016.

Plang Penunggak Pajak Dibuat Lebih Besar

"Untuk para pegawai DKI, saya imbau untuk segera ke Bank DKI begitu SPPT diterima, atau dipotong dari Tunjangan Kinerja Daerah," kata Tri, Ruang Pola Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (11/2).

Ia juga menegaskan, Pemprov DKI telah membuat kebijakan pembebasan pajak bumi dan bangunan kepada rumah dengan luas kurang dari 100 meter persegi, rumah susun sederhana sewa dan rumah susun milik dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sampai dengan Rp 1 miliar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye4631 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1132 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1086 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye988 personFolmer
  5. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye869 personAnita Karyati