You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengembang RPTRA Tanah TInggi Kurang Kordinatif
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Pengembang RPTRA Tanah Tinggi Kurang Koordinatif

Tidak ada pemberitahuan, kalau pengerjaannya ditinggal. Kalau ada pemberitahuan kan bisa PPSU jaga

Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede menyayangkan hilangnya mesin pompa air di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Tanah Tinggi, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru.

Menurutnya, kejadian tersebut bisa dihindari bila pihak swasta penyalur Corporate Social Responcibility (CSR) berkoordinasi ke Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat.

Lapangan Futsal RPTRA Tanah Tinggi Kerap Tergenang

"Tidak ada pemberitahuan, kalau pengerjaannya ditinggal. Kalau ada pemberitahuan kan bisa PPSU jaga," kata Mangara, Selasa (23/2).

Ia menambahkan, hilangnya mesin pompa tersebut masih merupakan tanggung jawab CSR. Sebab, hingga kini pembangunan RPTRA tersebut belum selesai dan belum ada serah terima.

"Itu masih tanggung jawab pihak CSR. Jadi mereka masih bertanggung jawab penuh terhadap semua yang ada di RPTRA," ujarnya.

Sebelumnya, sebuah mesin pompa air di RPTRA Tanah Tinggi hilang dicuri. Hal tersebut terjadi setelah pekerja meninggalkan pembangunan RPTRA. Warga pun telah melaporkan hal tersebut ke pihak kelurahan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1947 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye899 personDessy Suciati
  3. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye878 personFakhrizal Fakhri
  4. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye814 personDessy Suciati
  5. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye779 personAldi Geri Lumban Tobing