You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Pulau Payung Meminta Bantuan KJA
photo Suparni - Beritajakarta.id

Pulau Payung akan Dijadikan Tempat Budidaya Ikan

Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Kepulauan Seribu akan melakukan survei kondisi air di Pulau Payung, Kelurahan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan.

Kita akan lihat dan periksa kedalaman airnya, kejernihan airnya, tekanan arusnya.

Sebab kondisi air di wilayah tersebut saat ini dinilai cukup baik untuk mengembangkan budidaya ikan dengan menggunakan keramba jaring apung.

Ratusan Bibit Ikan Dibagikan ke Nelayan Pulau Seribu

"Kita akan lihat dan periksa kedalaman airnya, kejernihan airnya, tekanan arusnya. Karena semua itu berkaitan dengan perkembangbiakan ikan nantinya," ujar Sutrinso, Kepala Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Kamis (25/2).

Ia mengatakan, rencana menjadikan Pulau Payung sebagai lokasi budidaya ikan dengan keramba jaring apung dilakukan untuk menambah penghasilan warga. Namun sebelum itu, kondisi di pulau tersebut harus disurvei ulang.

"Kedalaman itu minimal titik terendah lima meter, dan harus ada arusnya agar air terus bersirkulasi secara alami. Bila cocok baru kita berikan bibit dan alatnya," katanya.

Sutrisno menambahkan, warga Pulau Payung sebelummya pernah meminta bantuan keramba jaring apung untuk menambah penghasilan.

Karena selain menjadi nelayan tangkap, selama ini warga juga menanam buah-buahan yang hasilnya dinilai masih kurang. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11910 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1360 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1326 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1296 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1004 personBudhi Firmansyah Surapati