You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
11 Kepsek Komitmen Perangi DBD
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kelurahan Pondok Kopi dan Sekolah Komitmen Perangi DBD

Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur komitmen menggiatkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di sekolah.


Lurah Pondok Kopi, Erwin Lobo mengatakan, komitmen bersama sekolah sangat penting dilakukan. Sebab, banyak warganya berusia sekolah terkena demam berdarah dengue (DBD). Diduga mereka terkena gigitan nyamuk aedes agepty di sekolah.

"Sejak Januari hingga Jumat ini, angka DBD di Pondok Kopi mencapai 15 kasus. Sekitar 80 persennya anak usia sekolah dan diduga terkena di sekolah. Makanya kita lakukan komitmen antar kepala sekolah untuk perangi DBD," ujar Erwin, Jumat (26/2).

Jakbar Sosialisasikan Pakta Integritas PSN

Sementara, Kepala Puskesmas Kecamatan Duren Sawit, Rini Muharni membenarkan, bahwa lingkungan sekolah saat ini rawan DBD. Karenanya Ia akan membentuk juru pemantau jentik (Jumantik) nyamuk cilik dari kalangan pelajar.

"Kita akan bentuk jumantik cilik di setiap sekolah. Upaya ini untuk memerangi DBD di wilayah kami," ujar tandasnya.

Sebanyak 11 kepala sekolah tingkat SD hingga SMA/SMK se kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, menggelar deklarasi bersama, Jumat (26/2).

Komitmen bersama untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), di sekolahnya masing-masing. Deklarasi ini digelar di SMPN 199 Pondok Kopi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye6912 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1779 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1142 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1136 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1017 personFakhrizal Fakhri