You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pasar Jaya Gelar Penjualan Daging Murah Di 22 Pasar
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

OP Daging Sapi Digelar di 22 Pasar

Operasi pasar (OP) untuk stabilkan harga daging sapi digelar di 22 pasar yang ada di DKI Jakarta. Ini untuk membantu masyarakat agar bisa tetap mengkonsumsi daging dengan harga terjangkau.

Kalau kita yang pasok harga bisa kita kontrol, ini juga mencegah adanya monopoli harga dari pedagang

"Kalau kita yang pasok harga bisa kita kontrol, ini juga mencegah adanya monopoli harga dari pedagang," ujar Lutfi Rachman, Direktur Utama PD Pasar Jaya, Selasa (1/3).

Nantinya, lanjut Lutfi, daging dijual dengan harga Rp 95-99 ribu per kilogram. Tergantung posisi daging paha depan ataupun paha belakang.

Harga Daging Sapi Masih Tinggi

"Kami ingin menjadikan pedagang kita sebagai mitra dan bersinergi bukan menjadi pesaing pedagang, sehingga keinginan pemerintah untuk menurunkan harga ini bisa tercapai," katanya.

Untuk pasar di Jakarta Pusat yang akan mengadakan OP antara lain Pasar Cempaka Putih, Pasar Johar Baru, Petojo Ilir. Sementara Jakarta Utara di Pasar Rawa Badak, Pasar Pademangan Timur dan Pasar Sindang.

Jakarta Barat di Pasar Tomang Barat, Pasar Grogol, Pasar Glodok, dan Pasar Cengkareng. Dan di Jakarta Selatan ada di Pasar Kebayoran Lama, Pasar Bata Putih dan Pasar Mayestik.

"Kalau Jakarta Timur ada Pasar Kramat Jati, Pasar Cibubur, Pasar Jatinegara dan Pasar Matraman," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1158 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye931 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati