You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pedagang Ikan dan Tahu Berformalin Ditemukan Sudin KPKP Jakut di Pasar Koja dan Lonta
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Panganan Berformalin Ditemukan di Jakut

Bila kembali kedapatan, kami serahkan ke Polisi

Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Utara melakukan sidak panganan berbahaya di lima pasar tradisonal. Hasilnya, masih ditemukan ikan dan tahu mengandung formalin di dua pasar.

Sidak yang melibatkan sebanyak 60 petugas gabungan dari Dinas dan Sudin KPKP serta Kepolisian, menyasar Pasar Koja Baru, Tugu, Lontar, Sindang dan Rawa Badak. Hasilnya, ditemukan sampel ikan dari dua pedagang di Pasar Koja Baru dan sampel tahu dari 3 pedagang di Pasar Lontar, mengandung formalin.

Makanan Berformalin Masih Ditemukan di Jakpus

Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara, Agung Priambodo mengatakan, sidak ke pasar-pasar dilakukan untuk mengecek makanan yang dijual di pasar yang tidak layak komsumsi karena sudah kadaluarsa, mengandung formalin dan lain sebagainya berbahaya bagi kesehatan. Sidak tersebut dilakukan demi keamanan masyarakat.

“Pedagang ikan dan tahu yang kedapatan dibina dan membuat pernyataan tidak mengulangi. Bila kembali kedapatan, kami serahkan ke Polisi," tegasnya, Rabu (2/3).

Menurut Agung, penemuan masih ada panganan mengandung formalin, pihaknya akan menggencarkan pengawasan. Secara rutin, pihaknya akan melakukan sidak ke pasar tradisional dan modern di Jakarta Utara.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6780 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5668 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2951 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2113 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1880 personAnita Karyati