You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jaktim Akan Waspadai Banjir Kiriman Hingga Akhir Maret
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Jaktim Terus Siaga Banjir Kiriman

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur masih terus siaga menghadapi ancaman banjir. Sebab curah hujan di wilayah hulu, yakni Depok dan Bogor, Jawa Barat diprediksi masih akan terus tinggi hingga akhir Maret mendatang.

Curah hujan sampai akhir April masih tinggi di hulu. Namun Jakarta diuntungkan dengan curah hujan sedang dan kondisi permukaan laut tidak dalam keadaan pasang

Kepala Satlak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur, Iwan Samosir mengatakan, potensi genangan masih akan terus terjadi. Terutama pada daerah yang dilintasi kali. Seperti Kali Ciliwung, Kali Sunter dan Kali Cipinang.

"Curah hujan sampai akhir April masih tinggi di hulu. Namun Jakarta diuntungkan dengan curah hujan sedang dan kondisi permukaan laut tidak dalam keadaan pasang," ujar Iwan, Senin (13/3).

Banjir di Gang Arus Cawang Surut

Menurutnya, akibat kondisi ini banjir yang terjadi di Jakarta tidak parah, seperti banjir-banjir sebelumnya. Program normalisasi Ciliwung juga sangat membantu berkurangnya banjir di Jakarta Timur.

Kemudian, untuk mengantisipasi dan mengurngi risiko banjir, Pintu Air Manggarai juga dibuka seterusnya. Sehingga aliran air akan terus mengalir hingga ke laut, tidak lagi tertahan di pintu air.

Sistem peringatan dini juga terus dilakukan. Setiap ada informasi perkembangan permukaan air di Katulampa, Bogor, selalu disebar ke masyarakat. Baik mellaui SMS blast maupun grup Whatsapp, BBM hingga langsung diumumkan melalui speaker di masjid atau mushola.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1179 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati