You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penertiban Kampung Berlan Akhir Tahun
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Penertiban Kampung Berlan Akhir Tahun

Penertiban permukiman Kampung Berlan, Matraman, Jakarta Timur akan segera dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Namun hal tersebut setelah ketersediaan rumah susun (Rusun) memadai, yang diperkirakan September mendatang.

Kampung Berlan tunggu sebentar, karena rusunnya bertahap. Kita lagi kejar, pokoknya Berlan pasti, karena Ciliwung ini utama

"Kampung Berlan tunggu sebentar, karena rusunnya bertahap. Kita lagi kejar, pokoknya Berlan pasti, karena Ciliwung ini utama," ujar Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (18/3).

Basuki mengatakan, setelah rusun jadi pada September mendatang, tidak hanya Kampung Berland saja yang ditertibkan tetapi juga wilayah lainnya di bantaran sungai. "Jadi siapapun yang tinggal di bantaran Ciliwung kena penertiban. Saya kira September akan selesai banyak unit," katanya.

Basuki Makin Yakin Tertibkan Kawasan Kumuh

Menurut Basuki, penertiban diutamakan di kawasan hilir. Kemudian secara bertahap dilakukan penertiban menuju hulu sungai.

"Akhir tahun ini akan banyak penertiban, termasuk Cakung Grand. Jadi saya utamakan dulu yang di hilir. Penertibannya jangan dari atas tapi dari hilir," ucapnya.

Dalam melakukan penertiban, lanjut Basuki, tidak ditargetkan. Semuanya disesuaikan dengan rusun yang tersedia. Karena penertiban dilakukan sekaligus merelokasi warga ke rusun. "Enggak pakai target-targetan. Semua targetnya ASAP, as soon as possible. tergantung rusunnya jadi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6284 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2732 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2277 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1910 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1785 personNurito