You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
saluran normalisasi dok bj
photo Doc - Beritajakarta.id

Saluran Penghubung Tambun Rengas Segera Dinormalisasi

Lantaran kerap menimbulkan banjir, saluran penghubung (Phb) di Tambun Rengas, Cakung, Jakarta Timur, segera dinormalisasi. Saluran sepanjang 1,7 kilometer yang membentang dari pemukiman warga di Cakung Timur menuju Kanal Banjir Timur (KBT). Idealnya, lebar saluran tersebut adalah 10-15 meter, namun sejak 10 tahun terakhir menyempit hingga menyisakan 4 meter.  

Saluran Phb Tambun Rengas ini akan dikeruk sedalam 1-2 meter. Kemudian sisi kiri kanannya dilebarkan ke posisi semula, sekitar 10-12 meter

Tidak hanya itu, saluran tersebut juga mengalami pendangkalan lantaran banyak sampah dan lumpur. Akibatnya, setiap hujan deras, lingkungan di RW 07 dan 08 Cakung Timur, menjadi langganan banjir, dengan ketinggian 50-100 sentimeter.

Camat Cakung, Ali Murtadho, mengatakan, saluran penghubung Tambun Rengas memang harus dinormalisasi. Selain itu, di sekitar saluran banyak berdiri bangunan liar milik warga. Saat ini kedalaman saluran tersebut tinggal 50-100 sentimeter dari semula sekitar dua meter.  

Sudin PU Air Jakbar Baru Serap Anggaran 2,53 Persen

"Saluran Phb Tambun Rengas memang harus dinormalisasi, kalau tidak ya sampai kapan pun lingkungan di RW 07 dan 08 Cakung Timur tetap menjadi langganan banjir. Karena kan kondisinya sudah menyempit dan dangkal," ujar Ado, sapaan akrab Ali Murtadho, Selasa (10/6).

Dikatakan Ado, karena ada 33 rumah warga berdiri di atas saluran air itu, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dulu. Masing-masing terdapat di RW 08 ada 6 rumah dan di RW 07 ada 27 rumah.

Normalisasi saluran akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI, dengan melibatkan Sudin PU Tata Air Jakarta Timur dan instansi terkait. Seluruh pemilik bangunan yang ditertibkan, dipastikan tidak akan mendapatkan uang kerohiman. Sebab mereka sudah menempati lahan milik pemerintah tanpa melalui izin.

Kasie PU Tata Air Kecamatan Cakung, Subandi, menambahkan, normalisasi saluran penghubung Tambun Rengas menunggu selesai sosialisasi. Dari panjang 1,7 kilometer, hanya sekitar 700 meter yang di atasnya terdapat bangunan. Sedangkan 1 kilometer membentang di tengah sawah dan bermuara di (KBT).

"Saluran Phb Tambun Rengas ini akan dikeruk sedalam 1-2 meter. Kemudian sisi kiri kanannya dilebarkan ke posisi semula, sekitar 10-12 meter," kata Subandi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye27427 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1855 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1468 personTiyo Surya Sakti
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1189 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1148 personFakhrizal Fakhri